Panduan Ringkas Skor WIfI

Wound · Ischemia · foot Infection — Society for Vascular Surgery

Panduan ini hanya untuk edukasi. Penilaian resmi WIfI harus dilakukan oleh tenaga medis dengan pemeriksaan langsung.

Cara Menghitung

  1. Nilai Wound (W): lihat kedalaman, luas, dan jaringan luka/gangren.
  2. Nilai Ischemia (I): gunakan hasil ABI atau tekanan pergelangan (TP).
  3. Nilai foot Infection (fI): gunakan kriteria IDSA/IWGDF (bengkak, eritema, nanah, SIRS, dsb).
  4. Gabungkan W + I + fI ke dalam tabel staging SVS untuk mendapatkan Stage 1–4.

Total skor bukan penjumlahan langsung, melainkan posisi pada matriks 3D resmi SVS. Stage menentukan risiko amputasi 1 tahun dan prioritas tindakan.

1. Wound (W) — Kondisi Luka

Kedalaman & luas ulkus/gangren pada kaki

SkorKriteriaPenjelasan
0W0 — Tidak ada lukaNyeri iskemik saat istirahat, tanpa ulkus/gangren.
1W1 — Luka kecil dangkalUlkus dangkal distal, tanpa gangren; kemungkinan sembuh dengan revaskularisasi sederhana.
2W2 — Luka lebih dalamUlkus dalam sampai tulang/sendi/tendon, gangren terbatas jari; membutuhkan amputasi ≥ 2 jari.
3W3 — Luka luas / gangren luasUlkus luas menembus kaki tengah/tumit, gangren meluas; membutuhkan rekonstruksi kompleks / amputasi transmetatarsal.

2. Ischemia (I) — Aliran Darah

Berdasarkan ABI (Ankle-Brachial Index) atau TP (Toe Pressure)

SkorKriteriaPenjelasanABI / TP
0I0 — Tidak ada iskemiaSirkulasi baik.ABI ≥ 0,80 · TP ≥ 60 mmHg
1I1 — Iskemia ringanPenurunan aliran ringan.ABI 0,60–0,79 · TP 40–59 mmHg
2I2 — Iskemia sedangAliran darah berkurang bermakna.ABI 0,40–0,59 · TP 30–39 mmHg
3I3 — Iskemia beratIskemia kritis, penyembuhan sangat terganggu.ABI ≤ 0,39 · TP < 30 mmHg

3. foot Infection (fI) — Infeksi Kaki

Berdasarkan kriteria IDSA/IWGDF

SkorKriteriaPenjelasan
0fI0 — Tidak ada infeksiTanpa gejala/tanda infeksi.
1fI1 — Infeksi ringan≥2 tanda: bengkak, eritema 0,5–2 cm sekitar luka, nyeri lokal, hangat, pus. Kulit & jaringan subkutan saja.
2fI2 — Infeksi sedangEritema > 2 cm atau sampai jaringan lebih dalam (abses, osteomielitis, fasciitis). Tanpa SIRS.
3fI3 — Infeksi beratInfeksi dengan SIRS/sepsis (demam, takikardi, takipnea, leukositosis).

Tahap Risiko Amputasi (Stage 1–4)

Stage menentukan risiko amputasi mayor 1 tahun dan manfaat revaskularisasi

Stage 1

Anggota gerak sangat mungkin dipertahankan dengan perawatan luka standar.

Risiko amputasi 1 th

< 3%

(Sangat Rendah)

Stage 2

Penyembuhan mungkin lebih lambat; perlu evaluasi vaskular & kontrol infeksi.

Risiko amputasi 1 th

≈ 8–10%

(Rendah)

Stage 3

Butuh evaluasi multidisiplin segera (bedah vaskular, ortopedi, penyakit dalam).

Risiko amputasi 1 th

≈ 20–25%

(Sedang)

Stage 4

Ancaman kehilangan anggota gerak sangat tinggi; butuh intervensi darurat.

Risiko amputasi 1 th

≈ 40% atau lebih

(Tinggi)

Contoh Kasus

Pasien dengan ulkus plantar sampai tendon (W=2), ABI 0,52 (I=2), eritema > 2 cm tanpa SIRS (fI=2). Menurut matriks SVS, kombinasi W2·I2·fI2 menghasilkan Stage 4 dengan risiko amputasi 1 tahun ≈ 40% atau lebih. Prioritas: rujuk bedah vaskular segera, pertimbangkan revaskularisasi, debridemen, dan antibiotik.

Referensi

Mills JL Sr, Conte MS, Armstrong DG, et al. The Society for Vascular Surgery Lower Extremity Threatened Limb Classification System: risk stratification based on Wound, Ischemia, and foot Infection (WIfI). J Vasc Surg. 2014;59(1):220-234.