Wound · Ischemia · foot Infection — Society for Vascular Surgery
Panduan ini hanya untuk edukasi. Penilaian resmi WIfI harus dilakukan oleh tenaga medis dengan pemeriksaan langsung.
Total skor bukan penjumlahan langsung, melainkan posisi pada matriks 3D resmi SVS. Stage menentukan risiko amputasi 1 tahun dan prioritas tindakan.
1. Wound (W) — Kondisi Luka
Kedalaman & luas ulkus/gangren pada kaki
| Skor | Kriteria | Penjelasan |
|---|---|---|
| 0 | W0 — Tidak ada luka | Nyeri iskemik saat istirahat, tanpa ulkus/gangren. |
| 1 | W1 — Luka kecil dangkal | Ulkus dangkal distal, tanpa gangren; kemungkinan sembuh dengan revaskularisasi sederhana. |
| 2 | W2 — Luka lebih dalam | Ulkus dalam sampai tulang/sendi/tendon, gangren terbatas jari; membutuhkan amputasi ≥ 2 jari. |
| 3 | W3 — Luka luas / gangren luas | Ulkus luas menembus kaki tengah/tumit, gangren meluas; membutuhkan rekonstruksi kompleks / amputasi transmetatarsal. |
2. Ischemia (I) — Aliran Darah
Berdasarkan ABI (Ankle-Brachial Index) atau TP (Toe Pressure)
| Skor | Kriteria | Penjelasan | ABI / TP |
|---|---|---|---|
| 0 | I0 — Tidak ada iskemia | Sirkulasi baik. | ABI ≥ 0,80 · TP ≥ 60 mmHg |
| 1 | I1 — Iskemia ringan | Penurunan aliran ringan. | ABI 0,60–0,79 · TP 40–59 mmHg |
| 2 | I2 — Iskemia sedang | Aliran darah berkurang bermakna. | ABI 0,40–0,59 · TP 30–39 mmHg |
| 3 | I3 — Iskemia berat | Iskemia kritis, penyembuhan sangat terganggu. | ABI ≤ 0,39 · TP < 30 mmHg |
3. foot Infection (fI) — Infeksi Kaki
Berdasarkan kriteria IDSA/IWGDF
| Skor | Kriteria | Penjelasan |
|---|---|---|
| 0 | fI0 — Tidak ada infeksi | Tanpa gejala/tanda infeksi. |
| 1 | fI1 — Infeksi ringan | ≥2 tanda: bengkak, eritema 0,5–2 cm sekitar luka, nyeri lokal, hangat, pus. Kulit & jaringan subkutan saja. |
| 2 | fI2 — Infeksi sedang | Eritema > 2 cm atau sampai jaringan lebih dalam (abses, osteomielitis, fasciitis). Tanpa SIRS. |
| 3 | fI3 — Infeksi berat | Infeksi dengan SIRS/sepsis (demam, takikardi, takipnea, leukositosis). |
Tahap Risiko Amputasi (Stage 1–4)
Stage menentukan risiko amputasi mayor 1 tahun dan manfaat revaskularisasi
Stage 1
Anggota gerak sangat mungkin dipertahankan dengan perawatan luka standar.
Risiko amputasi 1 th
< 3%
(Sangat Rendah)
Stage 2
Penyembuhan mungkin lebih lambat; perlu evaluasi vaskular & kontrol infeksi.
Risiko amputasi 1 th
≈ 8–10%
(Rendah)
Stage 3
Butuh evaluasi multidisiplin segera (bedah vaskular, ortopedi, penyakit dalam).
Risiko amputasi 1 th
≈ 20–25%
(Sedang)
Stage 4
Ancaman kehilangan anggota gerak sangat tinggi; butuh intervensi darurat.
Risiko amputasi 1 th
≈ 40% atau lebih
(Tinggi)
Pasien dengan ulkus plantar sampai tendon (W=2), ABI 0,52 (I=2), eritema > 2 cm tanpa SIRS (fI=2). Menurut matriks SVS, kombinasi W2·I2·fI2 menghasilkan Stage 4 dengan risiko amputasi 1 tahun ≈ 40% atau lebih. Prioritas: rujuk bedah vaskular segera, pertimbangkan revaskularisasi, debridemen, dan antibiotik.
Referensi
Mills JL Sr, Conte MS, Armstrong DG, et al. The Society for Vascular Surgery Lower Extremity Threatened Limb Classification System: risk stratification based on Wound, Ischemia, and foot Infection (WIfI). J Vasc Surg. 2014;59(1):220-234.